Powered By Blogger

Senin

My Short Autobiography

Sebuah nama dengan cerita dan kisah yang beragam. Aku lahir dan tumbuh dari sebuah keluarga. Sama dengan susunan keluarga pada umumnya, ada ayah, ibu , dan adik yang menghiasi hari – hariku. Aku anak pertama dari dua bersaudara, seorang kakak yang harus menjadi contoh bagi adik -nya.
Kemarin, hari ini ,dan hari esok adalah fase yang akan dilalui dalam hidup. Hari kemarin adalah sebuah fase yang membuat aku menjadi seperti hari. Sama seperti individu lainnya, aku pun melewati masa kanak – kanak. Masa yang penuh dengan keceriaan khas seorang anak kecil. Banyak hal menarik yang aku lewati hingga aku bisa sampai pada aku yang sekarang. Aku mulai dari pendidikan ku yang pertama yaitu SD. Aku bersekolah di salah satu sekolah swasta di bojonegoro balen.Selain belajar aku mengikuti berbagai kegiatan, bela diri karate sampai aritmatika berhitung tekhnik sempoa dan berpuisi. Aku memperoleh hasil dari kegiatan itu, walau hanya memenangkan sebuah perlombaan berhitung sempoa, tapi aku anggap itu sebagai sebuah penggalaman berharga dan sebagai sebuah kebanggaan tersendiri. Dari SD aku berlanjut ke MTS, aku bersekolah di DARUSSALAM GONTOR PUTRI 2 NGAWI , SMP 2 negeri JOMBANG  lalu yg terakhir berpindah di MTS MAMBA’US SHOLIHIN di GRESIK . Sebuah sekolah yang penuh penuh dengan orang – orang pintar di dalam nya. Dengan prestasi yang membanggakan pula. Masa SMA pun aku jalani, Aku melanjutkan pendidikan ku di MAN DARUL ULUM REJOSO JOMBANG lalu kelas 3 pindah ke tempat asal ku bojonegoro di MAN 2 BOJONEGORO. Masa SMA adalah masa yang penuh dengan warna – warni untuk ku. Masa yang sempat merubah ku menjadi diri orang lain dan bukan diriku sendiri.
Aku sampai di hari ini, hari dimana sekarang aku adalah seorang mahasiswa yang sudah harus berpola pikir kedepan untuk dirinya sendiri. Aku melanjutkan pendidikan ku di sebuah Universitas swasta dengan mengambil jurusan S1 KEPERAWATAN. Masa ketika aku sekolah dan saat aku menginjak bangku perkuliahan sangatlah berbeda. Lingkungan dengan orang – orang yang lebih individualis dan dengan pelajaran yang makin lama makin terasa rumit. Namun itulah hidup,penuh dengan problematika dan warna warni. Sebenernya aku tak ingin masuk di STIKES yang aku inginkan di sebuah fakultas SATRA INDONESIA DAN SASTRA ARAB di universitas negri MALANG atau fakultas KEDOKTERAN di UB universitas brawijaya MALANG , tapi semua sia-sia hanya kehilangan kepercayaan dari ortu tapi  Bagiku semua ini adalah pembelajaran untuk kedepanku kelak.Semua kegiatan, selama itu positif, tidak akan pernah terasa sia – sia . Selama dijalani dengan baik pasti akan ada pengalaman berharga didalamnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar